INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, membuka tradisi Memet Ikan, di kolam ikan depan Balai desa Gemblegan, Kalikotes, Klaten, Minggu (20-7-2025) pagi
Kegiatan yang digelar untuk menyambut HUT Klaten ke 221 dan HUT RI ke 80 itu diikuti ribuan masyarakat yang dengan berbagai alat tangkap nyebur untuk mencari ikan.
Yang menarik sebelum acara dibuka oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, ribuan warga yang tidak sabar langsung nyebur ke dalam kolam ikan yang luasnya sekitar 1 ha. Melihat itu Hamenang hanya meminta warga untuk tidak berdesak-desakan untuk menghindari tragedi yang belum lama terjadi di Jawa Barat di acara pernikahan anak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, yang menelan korban meninggal 3 orang warga.
Dalam kesempatan itu orang nomor 1 di Klaten beserta wakilnya Benny Indra Ardiyanto, melepas 2 maskot ikan bawal yang masing-masing memiliki berat 2,5kg.
Disela-sela kegiatan Hamenang mengatakan tradisi Memet ikan tidak hanya sekedar mengambil ikan tetapi memiliki banyak nilai filosofis, bagaimana kegiatan gotong royong, bagaimana berbagi. “Harapannya tentu agar masyarakat kemudian gemar makan ikan dari kegiatan ini. Kita pancing dengan kegiatan ini mereka kemudian menangkap ikan memasak dirumah sehingga budaya makan ikan bisa terwujud di kabupaten Klaten,”:ujarnya.
Sementara itu Pj Pemdes Gemblegan, Kumpul Hartadi, SE, mengatakan tradisi Memet ikan rutin digelar setiap tahun dan telah memasuki tahun ke 7. Tujuannya untuk melestarikan tradisi yang sudah digelar sejak tahun 2018. “Tradisi ini sempat terhenti saat Covid dan setelah selesai kembali dilanjutkan,”: ujarnya nya.
Dalam acara itu tambah dia melepas 2 ton lebih ikan yang berasal dari 3 jenis ikan yakni bawal bawal, nila dan lele. “Khusus bagi pengunjung yang dapat ikan berpita yang menjadi maskot akan mendapatkan hadiah,”paparnya. (Oe)











Komentar