oleh

Bajaj Maxride Kembali Beroperasi di Solo, Klaim Bawa Misi Sosial

-Ragam-489 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Hampir sebulan terhenti akibat SE Wali Kota yang melarang operasional Bajaj Maxride, moda transportasi roda tiga tersebut kembali beroperasi di sejumlah titik Kota Solo. Meski izin masih jadi polemik, manajemen Maxride menegaskan kehadiran mereka membawa misi sosial untuk membuka lapangan kerja baru.

Regional Manager Maxauto Maxride DIY–Jateng, Bayu Subolah, menyebut sebagian besar pengemudi adalah mantan tukang becak, sopir angkot, dan sebagian kecil driver ojol. “Kami ingin memberdayakan mereka agar bisa naik kelas melalui platform online,” ujarnya.

Bayu memastikan kelayakan kendaraan telah memenuhi standar karena unit Bajaj Maxride sudah memiliki SRUT, serta penumpang ter-cover asuransi Jasa Raharja. Pihaknya juga menyiapkan perlindungan tambahan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Operasional Maxride kini diisi sekitar 20 pengemudi, dan diperkirakan bertambah hingga 100 unit pada akhir tahun. Dari sisi ekonomi, Bayu menyebut investasi Bajaj dapat balik modal kurang dari dua tahun.

Terkait larangan yang masih berlaku, Maxride mengaku siap berdialog dengan Pemkot Solo. “Kami ingin menyampaikan bahwa pelarangan berkepanjangan berpotensi menghilangkan pendapatan warga,” tegas Bayu.

Pihaknya juga membuka komunikasi dengan komunitas ojol di Solo untuk menghindari gesekan. Maxride berharap Pemkot memberi ruang dialog agar manfaat sosial yang mereka bawa dapat dirasakan masyarakat. (Bud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *