INDONNESIANEWS (Klaten)–Sebagai bentuk kepedulian kepada warga masyarakat jelang Hari Raya Iedul Fitri, BUMDes Sumber Makmur desa Malangjiwan, Kebonarum, Klaten, berbagi sebagian keuntungan dari usaha. melalui penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR), di Kantor BUMDes setempat, Minggu (15-3-2026).
Sejak pukul 08.00 WIB, sejumlah anak yatim piatu ditemani orang tuanya atau kerabat datang ke Kantor BUMDes Sumber Makmur, untuk mengambil santunan CSR. Karena acara baru akan dimulai pukul 09.30 WIB,, sehingga mereka harus menunggu terlebih dahulu di kursi yang telah disiapkan.
Setelah diperbolehkan masuk ruangan BUMDes, anak-anak itu secara bergiliran menuju meja petugas yang bertugas menangani CSR lebaran. Secara simbolis penyaluran CSR diserahkan Direktur BUMDes Roni Setiawan, disaksikan Kades Malang Jiwan, Suprianto. Dengan wajah berbinar anak penerima CSR menerima amplop berisi uang sembari mengucapkan terima kasih.

Menurut Direktur BUMDes Sumber Makmur, Roni Setiawan, di sela-sela acara, jumlah penerima CSR 2026 ada sebanyak 200an orang. Penerima CSR yakni anak yatim piatu, difabel dan warga yang belum pernah menerima jaring pengaman sosial atau bantuan dari pemerintah, seperti PKH, BPMD maupun dana desa.
Selain itu kata dia CSR disalurkan ke klub sepakbola, Badminton, Futsal dan Senam, di Malang Jiwan. ”
Nanti di tahun depan Insya Allah dengan adanya peningkatan hasil kita perluas penerima CSR kita. Harapan nanti bisa perumah atau per KK bisa menerima bantuan seperberapanya nanti kita upayakan untuk bisa menerima,” ujarnya.
Sementara itu jumlah CSR yang disalurkan di tahun 2026 kata Roni Setiawan lagi baru sekitar 86juta. “Kita hanya kebagian kurang lebih 86juta, nanti Insya Allah di tahun depan akan kita tingkatkan itu,” tuturnya.
BUMDes Sumber Makmur sendiri memiliki sejumlah usaha yakni Umbul Brintik, yang memiliki umbul terapi terbaik di Indonesia, Umbul Betek yang merupakan umbul edukasi dan outbound untuk anak-anak dan usah refil air, guna mencukupi kebutuhan air di wilayah Klaten.

Kades Malang Jiwan, Suprianto, dalam kesempatan sama mengatakan banyak sekali dampak dari pengembangan usaha BUMDes di desa Malang Jiwan, yang dikembalikan ke masyarakat. Contohnya kata dia seperti pembagian CSR kepada kelompok masyarakat saat ini, dan kelembagaan-kelembagaan yang ada di desa Malang Jiwan.
“Total seluruhnya itu sekitar 172juta yang kita bagikan ke masyarakat tapi dalam beberapa bentuk. Untuk kelembagaan-kelembagaan ditingkat desa RT/RW BPD, perangkat desa, Kinmas, PKK, Posyandu, instansi pendidikan, PAUD, TK, SD, anak yatim, difabel itu kita kasih CSR dan juga masyarakat yang tidak bisa mendapatkan aset’ bantuan dari pemerintah kita beri tapi untuk nominalnya perorang 150ribu,” ujarnya.
Rencana kedepan tambah Suprianto, pihaknya akan terus meningkatkan penghasilan di BUMDes Sumber Makmur ditengah kondisi seperti pemotongan dana desa yang cukup signifikan, sehingga saat ini ujung tombak hanya ada di BUMDes yang mengelola sumber daya alam yang ada di desa seperti umbul-umbul dan jenis usaha lainnya.

“Alhamdulillah sejak dikelola oleh BUMDes Sumber Makmur kamu juga mengapresiasi setinggi-tingginya banyak sekali peningkatan-peningkatan baik secara manajemen, administrasi dan pengembangan-pengembangan yang luar biasa dan maka itu kami mempercayakan kepada BUMDes untuk pengelolaan Ketapang yang 20,% dari dana desa yang akhirnya dikelola juga oleh BUMDes,” tuturnya.
Sementara itu sejumlah anak penerima CSR mengaku senang dengan kegiatan. Seperti disampaikan Devi, siswi SMPN 1 Karangnongko. “Senang, uangnya untuk beli kebutuhan sekolah. Semoga BUMDes semakin maju,”ujarnya.
Hal serupa disampaikan Adrian, siswa SD. “Senang dan bahagia. Uangnya untuk beli buku dan pensil. Saya doakan BUMDES semakin maju,” tuturnya. (Oe)








Komentar