INDONNESIANEWS (Sragen)–Upaya menyelamatkan manuskrip bersejarah kembali dilakukan di Sragen. Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen berkolaborasi dengan Tim Filologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret menggelar identifikasi dan alih media digital naskah kuno pada Jumat, 12/6/2026.
Kegiatan ini dipusatkan di kediaman warga Perumahan Puro Asri, Sragen. Langkah pelestarian preventif ini bertujuan menjaga isi naskah agar tidak hilang dan tetap bisa diakses generasi mendatang.
Proses deskripsi fisik naskah langsung dikerjakan mahasiswa Sastra Daerah UNS, Muhammad Thoriq Akbar Farizky. Ia didampingi dosen Filologi UNS, Asep Yudha Wirajaya. Kolaborasi ini jadi ruang praktik nyata mahasiswa menerapkan ilmu kodikologi dan tekstologi di lapangan.
Hasil identifikasi awal menyebut naskah yang didokumentasikan adalah naskah gabungan. Naskah tersebut memuat dua karya berbahasa dan beraksara Jawa: Serat Lokapala dan Serat Rama Macapat. Sumbernya berasal dari Almanak karya H. Buning edisi 1920-1921.
Tim Filologi UNS dan Dinas Arpus Sragen berharap kerja sama pelestarian naskah milik koleksi pribadi seperti ini terus berjalan. Digitalisasi jadi cara aman mengamankan warisan tulis Jawa tanpa merusak fisik aslinya. (*/Oe)








Komentar