oleh

Mimbar Rakyat Akan Digelar di Solo, Sejumlah Aktivis Bahas Desakan Adili Jokowi

-Politik-1,587 views

INDONNESIANEWS (Solo)–Sejumlah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pro Demokrasi (Prodem) dan Presidium Adili Jokowi Makzulkan Gibran (AJMG) akan menggelar Mimbar Rakyat di Solo pada 27–28 Oktober 2025 mendatang. Acara tersebut rencananya berlangsung di Desa Pandaan, Kabupaten Boyolali, tak jauh dari kediaman Presiden Joko Widodo.

Koordinator Prodem Jawa Tengah, Suroto, mengatakan Mimbar Rakyat ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional seperti mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Purnawirawan TNI Sunarko. Sejumlah isu publik dan kritik terhadap pemerintahan akan dibahas terbuka.

Suroto menyebut salah satu agenda utama adalah evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Tengah. Pihaknya menilai program tersebut masih menyisakan banyak persoalan di lapangan dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap anak-anak jika tidak diawasi ketat.

“Program MBG ini sangat berdampak pada anak-anak. Kami meminta pemerintah melakukan kontrol dan pengawasan yang sangat ketat,” ujarnya di Solo, Rabu (25/10/2025).

Lebih jauh, Mimbar Rakyat juga akan membahas desakan agar Presiden ke-7 RI Joko Widodo diadili serta seruan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Surat tuntutan, kata Suroto, sebelumnya telah dikirimkan ke DPR RI namun belum mendapat tanggapan.

“Tujuannya tiga, termasuk menggulirkan gerakan rakyat untuk adili Jokowi dan makzulkan Gibran,” tegasnya.

Suroto menyebut sejumlah permasalahan seperti proyek kereta cepat Woosh hingga kasus Tom Lembong dianggap belum tuntas dijelaskan kepada publik. Pihaknya juga menyoroti kejelasan riwayat pendidikan Gibran di Singapura yang dinilai tidak pernah dikonfirmasi secara terbuka.

Sementara itu, Presidium AJMG, Ade Darmawan, mengatakan Solo dipilih sebagai lokasi Mimbar Rakyat karena berbagai dinamika politik yang melibatkan keluarga Jokowi bermula dari kota ini.

“Pergerakan ini dimulai di Solo. Maka kami kembalikan ke Solo agar rakyat bisa bersuara,” kata Ade.

Menurutnya, Mimbar Rakyat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kegelisahan yang muncul selama 10 tahun pemerintahan Jokowi. (Bud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *