INDONNESIANEWS (Solo)–Sebuah program unik digelar di Kantor Samsat Solo baru-baru ini. Polresta Surakarta melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberikan apresiasi khusus kepada masyarakat yang taat membayar pajak kendaraan bermotor. Tak kurang dari 25 helm berstandar SNI dan voucher servis gratis dibagikan kepada para wajib pajak yang dinilai patuh dan disiplin.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Kompol Agung Yudiawan, perwakilan Jasa Raharja, serta Kepala UPTD Samsat Solo.
Kompol Agung menyampaikan bahwa program ini bukan semata bagi-bagi hadiah, tapi merupakan bentuk penghargaan nyata bagi warga yang telah berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Membayar pajak tepat waktu adalah bentuk tanggung jawab sebagai warga negara. Kami ingin mengapresiasi hal itu, sekaligus mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Pajak Anda, Untuk Kita Semua
Lebih dari sekadar kewajiban, pembayaran pajak kendaraan bermotor juga membawa dampak langsung pada pembangunan daerah. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur, pelayanan publik, serta fasilitas lainnya yang dinikmati masyarakat luas.
Melalui program ini, Satlantas Polresta Surakarta berharap tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bisa terus meningkat.
Warga Merasa Dihargai
Program apresiasi ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu penerima helm, Raditya (35), mengaku bangga mendapat penghargaan atas kedisiplinannya.
“Senang sekali bisa dapat helm gratis. Tapi yang lebih penting, kami merasa dihargai. Ini jadi motivasi agar terus tertib pajak dan berkendara dengan aman,” tuturnya.
Raditya juga berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin sebagai bentuk dukungan dan penyemangat bagi wajib pajak lainnya.
Kolaborasi Tiga Lembaga
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Satlantas Polresta Surakarta, Jasa Raharja, dan UPTD Samsat Solo. Ketiganya memiliki tujuan yang sama: meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya membayar pajak dan menjaga keselamatan di jalan raya.
Melalui pendekatan yang lebih humanis ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa kepatuhan terhadap aturan bukan hanya kewajiban, tapi juga membawa manfaat langsung bagi mereka sendiri. (Bud)








Komentar