INDONNESIANEWS (Klaten)–Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto melaksanakan program Sambung Rasa untuk Serap Aspirasi serta mendekatkan layanan kepada masyarakat di Desa Pucangmiliran Kecamatan Tulung pada Rabu (17-9-2025). Kegiatan ini menjadi wadah untuk membawa langsung berbagai layanan pemerintah daerah ke tengah masyarakat desa.
Kepala Desa Pucangmiliran, Kabib Mustafa, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan sambang rasa di desanya. Ia juga melaporkan bahwa desa Pucangmiliran berpenduduk 3.959 jiwa, dengan sebagian besar warga bermata pencaharian di bidang pertanian.
Bupati dan Wakil Bupati Klaten menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat, antara lain dari Dissop3apkb Kab. Klaten, Baznas Klaten, Jamban sehat, peralatan sekolah, dan bantuan pendidikan dari PT BPR Bank Klaten.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Klaten berkeliling dari desa ke desa untuk menyerap aspirasi secara langsung. Ia juga menambahkan bahwa pada sambung rasa ini juga menghadirkan berbagai pelayanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Bupati Klaten juga mendorong agar pembangunan berbasis desa dimulai dari potensi dan kebutuhan masyarakat setempat. Ia juga mengenalkan kanal aduan digital “Lapor Mas Bupati” yang bisa diakses oleh masyarakat Kabupaten Klaten untuk menyampaikan keluhan, kritikan, dan saran.
Selain itu, Bupati Klaten juga mengimbau dan mengajak camat, lurah, serta ketua RT/RW di Kabupaten Klaten untuk kembali menghidupkan kegiatan siskamling di lingkungan masing-masing.
Kegiatan Sambung Rasa ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Plh Sekda, Asisten Sekda, Staff ahli Bupati, Jajaran OPD, Kepala BUMD, Forkopimcam Tulung, Pemdes Pucangmiliran, dan tamu undangan yang antusias mengikuti acara.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Pucangmiliran dapat semakin sejahtera dan pembangunan di desa dapat berjalan dengan lebih baik. (*/Oe)








Komentar