oleh

Bolone Mase Ngemplak Boyolali, Bagikan Ratusan Paket Beras ke Simpatisan

INDONNESIANEWS (Boyolali)–Untuk meringankan beban masyakarat khususnya kurang mampu, rumah menjemput kemenangan Prabowo-Gibran, Bolone Mase, Ngemplak, Boyolali, menggelar kegiatan “Tebus sembako” Jumat (2-2-2024) pagi

Dalam acara itu panitia menyediakan 500 paket beras plus 2 bungkus mie, bagi warga yang cukup ditebus dengan menyerahkan uang sebesar 10.ribu.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB, ditandai penyerahan simbolis paket beras oleh Ketua Bolone Mase Boyolali, Purwanto, kepada perwakilan warga.

Setelah itu panitia mulai membagi-bagikan paket kepada warga. Untuk bisa mendapat paket beras plus dengan harga super murah tersebut, warga harus menyerahkan kupon dan uang senilai 10ribu.

Tidak sampai 30 menit, paket beras ukuran 2,5kg dan 2 bungkus mie kuning, ludes terbeli.

Menurut Ketua Bolone Mase Boyolali, Purwanto, kegiatan tersebut untuk meringankan beban masyakarat khususnya yang tidak mampu.

Selain itu kegiatan itu dilakukan sesuai program Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran, yang pro rakyat. “Harga beras masih tinggi, ini sebagai bentuk kepedulian kita sesuai dengan program Prabowo-Gibran yang berpihak ke wong cilik, yang pro rakyat yang berusaha meringankan beban masyakarat,” ujarnya.

Ditambahkan kegiatan tersebut digelar untuk ke 2 kali, dan akan terus digelar setiap Jumat sebelum hari pencoblosan, 14 Februari mendatang. Melihat tingginya animo masyarakat bukan tidak mungkin, mendatang pihaknya menambah jumlah paket yang akan dibagikan.

“Banyak yang datang tanpa kupon karena jumlahnya sudah sesuai terpaksa kami tolak. Selanjutnya semoga jumlahnya bisa bertambah sehingga warga yang mendapatkan paket beras semakin banyak,” tuturnya..

Sementara sejumkah warga penerima Paket mengaku senang dengan kegiatan bersifat sosial’ tersebut, karena cukup meringankan kesulitan warga ditengah masih mahalnya harga sembako beras.

Seperti disampaikan seorang ibu rumah’ tangga, Yuni, saat ini harga beras paling murah dipasaran 12ribu/kg. Makannya dengan kegiatan ini cukup meringankan beban masyakarat,” ujar warga Sawahan, Ngemplak, Boyolali.

Hal serupa disampaikan Tuti, warga desa Pandeyan, Ngemplak. “Alhamdulillah, semoga kalau Prabowo-Gibran jadi presiden, betul-betul pro rakyat,” tuturnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *