oleh

1.500 Relawan Bocahe Gibran Nusantara Antusias Lihat Skil Wali Kota Solo Saat Debat

INDONNESIANEWS (Solo)–Sebanyak 1.500 orang memenuhi Borobudur Hall di Hotel Asia, Solo pada Jumat (22-12-2023) malam kemarin.

Ribuan relawan pendukung Cawapres nomor urut 2 tersebut menyempatkan diri nonton bareng (nonbar) debat yang diikuti oleh Gibran Rakabuming Raka.

Ditemui di lokasi nonbar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Relawan Bocahe Gibran Nusantara menjelaskan bahwa acara ini memang sengaja digelar dengan skala nasional dan mendatangkan simpatisan serta pengurus.

“Malam hari ini kita menyelenggarakan kegiatan nonton bareng tingkat nasional di Kota Solo,” ungkap Yudha WK Putra.

Sementara itu, Dewan Pembina Relawan Bocahe Gibran Nusantara, Agus Gunawan menegaskan di saat yang sama organ relawan pendukung Gibran juga mengadakan nonbar yang tersebar di Kota Solo.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan tujuan diadakannya banyak nonbar Debat Cawapres di Kota Solo tidak lain adalah untuk meraup suara terbanyak bagi pasangan Prabowo-Gibran di Kota Bengawan.

Mengingat kota Solo dijuluki sebagai Kandang Banteng, dimana selama beberapa Pemilu selalu dimenangkan oleh Capres-Cawapres yang diusung oleh PDIP.

“Tentunya ini memang sudah merupakan kerja sama antar relawan yang dimana target kita Kota Solo ini bisa dimenangkan untuk Paslon 02,” jelas Agus.

Tujuan lain diadakannya nonbar Debat Cawapres diakui Agus untuk menambahkan wawasan pada penggemar Gibran untuk semakin yakin nantinya memilih sosok Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

“Dan kami harapkan dengan nonton bareng seperti ini memberikan sedikit wawasan atau memberikan masukan pada relawan sebagai penggemar dari Paslon 02 yang awalnya masih menjadi penggemar, sekarang akan menjadi follower,” lanjutnya.

Ditanya soal performa Gibran dalam Debat Cawapres, Agus mengaku bahwa pihaknya semakin yakin Paslon nomor urut 2 tersebut bakal memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran.

“Harapannya dengan hal-hal seperti itu maka Paslon 02 bisa memenangkan Pemilu satu putaran,” katanya.

Agus dan relawan Gibran lainnya pun satu suara bahwa materi dan gagasan yang dibawa oleh Wali Kota Solo itu saat debat lebih unggul dari Cawapres lainnya. (Bud)

“Jawabannya singkat, Dudu kelase (bukan kelasnya). Solo Ra ngisin-ngisin (nggak malu-maluin). Kita bisa lihat bahwa mas Gibran kelasnya jauh,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *