oleh

Ratusan Alumnus Gerakan Pemuda dan Aktifis Cipayung di Solo, Dukung Prabowo- Gibran

INDONNESIANEWS (Solo)–Gerakan relawan pendukung Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka kian masiv di Kota Bengawan. Dalam beberapa pekan terakhir, dukungan kepada paslon nomor urut 2 itu terus digaungkan di Kota Solo.

Kali ini, dukungan terhadap Prabowo-Gibran kembali diberikan dari Relawan Pandawa 5 yang daidakan di Gedung Sriwijaya, Mangkubumen, Solo, Kamis (21-12-2023) malam.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Relawan Pandawa 5, M. Ryano Panjaitan mengklaim, bahwa munculnya Relawan Pandawa 5 ini berasal dari gerakan pemuda dan mahasiswa dari alumni aktivis Cipayung.

“Acara malam ini adalah acara deklarasi pemuda umum Solo terutama dari alumni-alumni Cipayung. Di situ ada GMNI, ada HMI, ada teman-teman dari GMNI, juga ada yang hadir di sini sama teman-teman dari BEM,” ungkap Ryano saat ditemui di sela acara.

Menurut Ryano, deklarasi dukungan ini menjadi bukti bahwa anak muda harus bisa berkembang dan berpartisipasi pada negara seperti Gibran.

“Yang perlu ditekankan itu satu, pada saat pemuda itu dipandang remeh, dianggap sebelah mata, hanya dijadikan obyek politik. Tapi sekarang pak Prabowo memberikan kesempatan anak muda seperti mas Gibran sebagai Cawapres,” lanjutnya.

“Mas Gibran ini bukan sembarangan pemuda, ia bisa membuat perkembangan Solo semakin pesat,” urai Ryano.

Ia menegaskan, munculnya gerakan relawan dari kalangan anak muda ini sangat penting. Salah satunya adalah untuk bisa berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait kontestasi politik 2024 mendatang. Menurutnya, munculnya relawan Pandawa 5 yang mengatasnamakan kumpulan sejumlah aktivis mahasiswa dan pemuda ini karena ada alasan kuat di baliknya.

“Kita sama-sama tahu saat ini 50 persen DPT itu pemilih muda. Jadi kita selalu ber-elaborasi dan berkoordinasi kepada seluruh pemuda di Indonesia,” papar Ryano.

Dengan munculnya dukungan dari pemuda kepada Pasangan Prabowo-Gibran ini diklaim Ryano sebagai bukti keikutsertaan pemuda dan mahasiswa untuk bisa membangun bangsa.

“Pesan khususnya adalah kita harus secara clear melihat semua Paslon yang ada karena mahasiswa itu identik dengan idealismenya dan tidak mudah untuk diombang-ambing,” jelasnya. (Bud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *