oleh

Pasca Putusan MK, Ikatan Pelajar Muhammadiyah Megetan Sebut Waktunya Generasi Milenial Andil dalam Politik dan Memimpin

INDONNESIANEWS (Magetan, Jatim)– Ikatan Pemuda Muhammadiyah Magetan, Jawa Timur, menyebut inilah peluang generasi milenial atau generasi gen Z untuk melek dan ambil bagian di dunia politik, menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu menambah syarat capres dan cawapres kepada sosok yang pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.

Hal tersebut diungkapkan Nur Hidayat Sekretaris IPM Magetan, dalam acara talkshow di salah satu rumah makan di Magetan, Kamis (19/09/23).

Dirinya menyebut bahwa ini kesempatan bagus buat generasi sekarang jika ingin terjun ke dunia politik atau ingin menjadi sosok capres maupun cawapres, tentunya dengan memenuhi persyaratan yang diumumkan MK, beberapa waktu lalu.

“Pemuda terjun ke politik itu juga baik. Tetapi harus mempunyai pengalaman-pengalaman yang lain,” kata Hidayat.

Seperti diketahui, banyak para pemuda yang layak untuk memimpin bangsa. Salah seorang di antaranya adalah Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Dengan adanya putusan dari MK tersebut, membuka peluang putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu untuk dicalonkan sebagai wakil presiden.

Persoalan tersebut menjadi bahan diskusi dalam acara talk show yang digelar IPM Magetan, di Jalan Mayjen Sukowati Magetan, yang mengangkat tema “Kemenangan Generasi Muda Milenial Menyongsong Pemimpin Bangsa untuk Indonesia Maju”.

Acara tersehut sengaja digelar untuk menyadarkan sekaligus mengajak para pemuda ikut berperan aktif dalam proses perpolitikan di Indonesia.

“Agar ke depannya para pemuda bisa memimpin atau setidaknya mendapatkan pengalaman di bidang politik,” terangnya.

Namun, ketika disinggung sikap politik IPM sendiri, dirinya menyebut IPM Magetan, hingga kini masih menunggu petunjuk dari PP Muhammadiyah terkait sikap politik di Pemilu 2024. (Bud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *