oleh

Sertijab Kades Basin, Kustiyah Akan Bangkitkan UMKM Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

INDONNESIANEWS (Klaten)–Pemerintah desa Basin, Kecamatan Kebonarum, Klaten, menggelar Serah terima jabatan (Sertijab) dari kades lama Agus Haryono, kepada kades baru, Kustiyah, S.Ag, MM, di balai desa setempat, Jumat (29-9-2023).

Sebelumnya pada Rabu (27-9-2023) lalu sebanyak 67 kades terpilih hasil pilkades serentak 5 Juli lalu, dilantik oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, di Pendopo Pemkab Klaten.

Hadir dalam acara itu Camat Kebonarum, Sugiyanta, Kapolsek Kebonarum Iptu Parno, Koramil Kebonarum Pelda Dedy Umbaran, dan lainnya.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB, dengan pembacaan berita acara Sertijab Kepala Desa oleh Ketua BPD desa Basin.

Lalu dilanjutkan penandatanganan berita acara oleh Kepala desa periode tahun 2019-2022, Agus Haryono, dan kepala desa terpilih periode 2023-2029, Kustiyah, S.Ag, MM., dan penyerahan simbolis aset desa dari kades lama kepada Kades terpilih.

Menurut Kustiiyah, usai Sertijab, Ia merasa plong (lega-red) dan merasa amanah itu benar-benar merupakan tanggung jawab yang harus di emban dengan penuh semangat dan penuh kebersamaan dengan aparat, trantib dan masyarakat semuanya.

Sementara program kedepan yang akan dilakukan setelah resmi sebagai kades, seperti pada misinya saat mencalonkan kades yakni Basin yang agamis dengan mendekatkan kepada Tuhan
dengan berbagai agama yang ada di Basin akan ada pertolongan dari Yang Maha Kuasa. “Dengan agamis terwujud harapan kami akan turun barokah dari langit,” ujarnya.

Lalu agar Basin menjadi desa yang mampu tambahnya dengan potensinya Basin yang ada dan memberdayakan sumber daya manusia karena sumber daya alamnya terbatas sekali diharapkan kemajuannya bisa meningkat di semua sektor, terutama saat ini digalakkan di IT.

“Dengan adanya IT bisa mengakses dan memotivasi bagaimana Basin bisa maju,” tuturnya.

Menurut ibu 3 anak dan 11 cucu ini, Basin termasuk desa yang mandiri akibatnya PAD yang minim otomatis bangkitkan warga untuk mandiri, dengan memajukan potensi UMKM, kelompok tani, dan berbagai potensi yang bisa dimajukan.

“Nanti malam kita awali membangkitkan UMKM dengan mempromosikan produk-produk di Basin semuanya, yang tadi ada laporan ada 90 UMKM akan kita tampilkan pada malam tasyakuran wayang nanti malam. Dengan warga Basin nanti kita beri voucher untuk menikmati produk UMKM di Basin dengan tujuan adalah untuk mempublikasikan, memasarkan dan marketing warga Basin yang punya usaha itu,” paparnya.

Dengan adanya usaha yang dibangkitkan kata Kustiyah, harapannya masyarakat Basin akan lebih sejahtera, karena terbukti dengan adanya UMKM yang bertahan saat ada Covid-19 yang bertahan dalam ekonomi adalah UMKM.

“Banyak perusahaan yang mem-PHK, dan Alhamdulillah UMKM itu kami evaluasi dan Basin itu termasuk penjaga ekonomi di (Kecamatan) Kebonarum. Jadi masyarakat Basin itu punya usaha dan banyak orang luar berjualan di Basin,” kata Kustiyah.

Sehingga pemdes Basin kedepan akan memotivasi dengan memberikan pelatihan untuk pemasarannya. Sebab dengan UMKM yang maju akan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Basin sehingga meminimalisir pengangguran, kemiskinan dan kenakalan-kenakalan remaja. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *