oleh

Jelang Puasa Bunga Tabur Laris Manis di Beli Masyarakat Yang Akan Ziarah Kubur

INDONNESIANEWS (Boyolali)–Menjelang bulan puasa pedagang bunga tabur di Solo Raya, banyak di datangi masyarakat yang ingin membeli untuk keperluan nyekar ke makam keluarganya yang telah wafat.

Seperti di pasar kembang Solo, menjelang puasa ini banyak pedagang bunga tabur berjejer di sepanjang jalan kanan kiri jalan depan menjajakan bunga tabur kepada pembeli.

Konsumen juga tidak kalah banyak, mereka mendatangi para pedagang bunga tabur untuk membeli. Tidak sampai lama pembeli telah membawa beberapa plastik bunga tabur setelah sebelumnya menyodorkan sejumlah uang kepada pedagang.

Menurut seorang pedagang ibu Nunuk setiap menjelang bulan puasa begini selalu ramai masyarakat yang datang untuk membeli bunga tabur.

Dimana bunga tabur berupa bunga mawar warna merah atau putih tersebut di jual dengan harga mulai 3-4ribu/plastiknya. Saat ini dalam sehari ibu 3 anak tersebut bisa menjual sampai 300 sampai 350 plastik bunga tabur/hari.

Di akuinya di bandingkan hari biasa, ada kenaikan signifikan terhadap bunga tabur, ” Kalau hari biasa cuma laku 10-15 plastik bunga tabur, naik 20 kali lipat saat akan masuk bulan puasa”, ujarnya.

Nunuk mengaku bunga tabur jualannya di datangkan langsung dari petani bunga di daerah Tawangmangu Karanganyar.

Hal senada Sementara itu ibu Suwarji pedagang bunga tabur di pasar Gagan Ngemplak Boyolali. Menurut warga Menjing Donohudan tersebut ia bisa menjual sampai 200 plastik bunga tabur kepada konsumen.

Ibu Suwarji mengaku merupakan pedagang bumbon (bumbu dapur) namun sementara beralih profesi sebagai pedagang bunga tabur, “Aslinya saya sehari-hari jualan (bumbon) tapi tangkap jualan bunga tabur karena lagi ramai apalagi jelang puasa gini”, ujarnya.

Bunga dapur tersebut tambah dia beli dari Pasar Kembang Solo dan di jual lagi dengan harga 3-4 ribu/plastik. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *