oleh

Erupsi Gunung Merapi Masih Terjadi Meskipun Dengan Intensitas Rendah

INDONNESIANEWS (Yogyakarta)–Erupsi Gunung Merapi di perbatasan Propinsi DI Yogyakarta dan Jawa Tengah sepanjang hari Rabu (15-3-2023) masih terjadi.

Namun dibandingkan pada awal erupsi Sabtu-Senin (11-13) terjadi sebanyak 61 erupsi, dari Rabu pagi sampai sore ini baru terjadi 2 kali awan panas guguran.

Mengutip laman BPPTKG Yogyakarta menjelaskan awan panas guguran pertama terjadi pada pukul 05.42 WIB, dengan jarak luncur 1000 meter ke arah barat daya. Amplitudo 63 mm durasi 120 detik.

Selanjutnya erupsi ke 2 pada pukul 10.36 WIB, dengan jarak luncur 1300 meter ke arah barat daya. Amplitudo 65 mm durasi 133 detik.

Sementara itu terkait api diam terpantau di area kubah lava Barat Daya Gunung Merapi. Menurut BPPTKG itu merupakan fenomena wajar. Kepala BPPTKG, Budi menyatakan fenomena tersebut memang biasa terjadi pada kubah lava gunung api yang sedang aktif.

Budi menyatakan penampakan api diam itu berdasarkan pengamatan BPPTKG pada Senin kemarin, 13 Maret 2023, pukul 18.00 – 24.00 WIB. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *