oleh

Cetak Calon Pemimpin Tangguh, JSIT Jawa Tengah Gelar ISCC 2023

INDONNESIANEWS (Sukoharjo)– Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah menggelar _Islamic Student Super Camp (ISSC)_ 2023, Sabtu-Ahad, 18-19/02, bertempat di Ommaya Hotel Sukoharjo. Kegiatan digelar oleh Bidang Pembinaan Prestasi Siswa JSIT Jawa Tengah.

Ketua Panitia ISCC 2023, Kukuh Kusuma Atmaka, S.Pd di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membangun kolaborasi antar SMA/SMK/MA Islam Terpadu di Jawa Tengah untuk bersama mempersiapkan diri sebagai pemimpin yang tangguh.

“Harapannya dengan dengan ISSC ini terwujud sinergi dan kolaborasi antar SMA/SMK/MA yang ada di dalam jaringan Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Tengah. Mereka dapat saling memberikan inspirasi kebaikan satu dengan lainnya,” ucap Kukuh.

“Muaranya adalah terlahir calon-calon pemimpin yang tangguh. Memiliki integritas, mandiri, berpikir kritis, kreatif, bergotong royong, dan mampu menghargai keragaman sebagai sebuah anugerah dan peluang untuk menjadi bangsa yang besar. Mereka mampu mewujudkan komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan elemen-elemen lainnya” harapnya.

Ada beberapa materi yang diterima oleh para peserta, yakni kolaborasi dan komunikasi, nilai-nilai organisasi, dan penguatan peran pelajar dalam kemajuan bangsa.

Ketua JSIT Jawa Tengah, Zainal Abidin, S.Pd. dalam satu sesi materinya menyampaikan pesannya agar anggota FOKSIT senantiasa ikhlas dalam berkontribusi dan membagikan ilmu agar menjadi amal kebaikan.

“Anggota FOKSIT JSIT Jawa Tengah harus terus menjaga hati, tulus ikhlas dalam memberikan kontribusi. Integritas sebagai buah dari iman takwa kita kepada Al-Kholiq. Selaras dengan profil pelajar Pancasil,” ucap Zainal.

Salah satu peserta ISCC 2023, Muhammad Hilmy Rabbani dari SMA IT Nur Hidayah menyampaikan rasa senangnya mendapatkan kesempatan mengikuti ISSC 2023.

“Kami, peserta ISSC sangat senang dapat mengikuti even ini. Mendapatkan ilmu yang membuka wawasan tentang pentingnya peran kolaborasi pelajar dalam kemajuan bangsa tidak hanya dalam satu lingkup sekolah,” terang Hilmy. (*/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *