oleh

Posko Dapur Umum Penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke 48 Habiskan 3-4 Kwintal Beras Setiap Hari 

INDONNESIANEWS (Sukoharjo)-Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan bencana
Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jateng bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) sejak 16 November lalu mendirikan dapur umum untuk melayani penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke 48 di kantor Desa Gonilan Kertasura Sukoharjo.

Menurut penanggung jawab dapur umum dapur umum Diah Lilik Prihartini semula dapur umum baru akan di buka 17 November namun di luar dugaan pada 16 November sudah mulai banyak penggembira Muktamar dari berbagai daerah tanah air yang tiba. “Di luar dugaan kami tanggal 16 November sudah banyak penggembira yang datang jadi kami sudah mulai melayani untuk konsumsi hari itu”, ujarnya.

Sementara itu untuk tenaga memasak pihaknya juga melibatkan ibu-ibu dari daerah Solo Raya seperti Wonogiri Sragen Klaten dan lainnya dengan pembagian 3 shift, ” Setiap shift terdiri dari 30 orang”, ujarnya.

Menyangkut kebutuhan logistik seperti beras sayur mayur dan menu lainnya tambah Diah tidak ada permasalahan sebab pihaknya di bantu sejumlah donatur, “Untuk beras ada donatur asal Sragen yang menyumbang 1 ton beras”, paparnya.

Sejak di bukanya posko dapur umum menurut Diah setiap hari khusnya di tanggal 18 pihaknya menghabiskan 3-4 kwintal beras sehari.

Dengan jumlah tersebut sehari pihaknya bisa menyajikan sebanyak 3000 porsi nasi beserta lauk pauknya ke pata penggembira Muktamar Muhammadiyah-Aisyiyah ke 48.

“Ini salah satu cara kami mensukseskan Muktamar dengan menyediakan konsumsi kepada penggembira Muktamar di Surakarta”, paparnya

Sementara itu atas adanya Posko dapur umum tersebut sejumlah penggembira mengaku senang sebab bisa mengatasi masalah dalam hal makanan hingga bisa memghemat keuangan.

“Alhamdulillah dapur umum sangat membantu sehingga saya tidak lagi memikirkan soal makan”, ujar Chandra asal Medan.

Hal serupa juga di sampaikan Handoko Penggembira asal Padang Sumatera Barat. Dengan adanya. Dapur umur keruangan bisa lebih hemat sebab tidak perlu lagi alokasi uang untuk membeli makan dan minum “Alhamdulillah kami di terima dengan adanya Posko dapur umum”, ujarnya. (Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *