oleh

Manchester City Larang Bek Kirinya untuk Turun ke Medan Perang

INDONNESIANEWS (Manchester)–Pemain Manchester City, Oleksandr Zinchenko, sedang dalam kondisi dilema memilih untuk tetap bermain dengan The Citizens atau ikut turun ke medan pertempuran bersama Ukraina.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, pemain berusia 25 tahun itu sangat ingin terjun langsung ke medan pertempuran untuk membela negaranya setelah beberapa bulan invasi Rusia yang tak kunjung usai.

Akan tetapi, klub dan keluarga Zinchenko membujuknya untuk tetap tinggal di Inggris.

Pemain Manchester city Olexandr Zinchenco sedang sedih melihat negaranya Ukrauna yang hancur akibat perang dengan Rusia. Foto ist

City juga tentunya tak ingin kemungkinan terburuk terjadi pada Zinchenko nantinya.

Zinchenko ingin ke medan perang dengan alasan kepedulian dengan kesejahteraan keluarganya, itu didukung dengan kakek dan bibinya tak ingin meninggalkan Ukranina.

Walaupun belum turun di garis terdepan pertempuran, dia juga berjuang untuk rakyat Ukraina dengan cara lain, yakni dengan menyumbangkan logistik penting untuk Ukraina.

Dilaporkan Zinchenko juga menyumbangkan uang ke bank nasional dan bekerja sama dengan pesepakbola lain untuk mengirimkan pasokan penting kepada mereka yang berada di garis depan.

Pada cabang sepak bola, para pemain menunjukkan cinta pada negaranya melalui sejumlah gerakan.

Yang terbaru adalah bendera Ukraina yang menutupi trofi Liga Inggris 2021-2022.

Disusul dengan kemenangan 3-1 Ukraina atas Skotlandia pada laga play off Piala Dunia 2022, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.

Dengan hasil itu, dapat sedikit membuat rakyat Ukraina sebentar melupakan perang yang terjadi dan melebarkan senyuman untuk sejenak.

Ukaraina bakal mebghadapi laga terakhir di kualifikasi Piala Dunia melawan Wales pada 5 Juni di Stadion Cardiff City.

Pemenangnya akan bertanding di Grup B melawan Inggris, Amerika Serikat, dan Iran. (Sumber Bola.net/Oe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *